Selamat Datang di Asrama Sunan Ampel

Asrama yang turut berusaha melestarikan tradisi yang baik dan mengembangkan inovasi dalam melakukan kebaikan.

Kegiatan di Pesantren

Mempelajari dan memperdalam ilmu serta belajar cara berdakwah merupakan kegiatan sehari-hari santri di pesantren. Selain itu, banyak aktivitas menarik yang dapat dilakukan di pesantren.

Pelajari lebih lanjut

Fasilitas Asrama

Ruang untuk menyimpan bekal selama mondok, ruang istirahat, ruang pengajian, kamar mandi, dan fasilitas yang secara umum dibutuhkan santri telah tersedia. Fasilitas tersebut terus dikembangkan dan diperbaiki.

Pelajari lebih lanjut

Ekstrakurikuler di Asrama

Tidak melulu soal ngaji dan belajar, Asrama Sunan Ampel juga menyediakan berbagai ekstrakurikuler untuk mengembangkan skill non-akademik.

Pelajari lebih lanjut

Prestasi

Baik para santri maupun jajaran ustaz telah berhasil memeroleh berbagai macam prestasi, mulai dari tingkat lokal hingga internasional. Seiring berjalannya waktu, prestasi tersebut telus bertambah.

Pelajari lebih lanjut

Kabar dari Pesantren

Kehidupan dan kegiatan di pesantren terus maju seiring berjalannya waktu. Banyak kabar dan momen yang tidak bisa dilewatkan begitu saja.

Pelajari lebih lanjut

Senin, 25 Januari 2016

Beranda » » Al Banjari Sunan Ampel: Dulu dan Sekarang

Al Banjari Sunan Ampel: Dulu dan Sekarang

pada Senin, 25 Januari 2016
Sebelum saya mondok, saya sama sekali tidak mengetahui apa itu banjari. Saya juga tidak ada ketertarikan sama sekali dengan kesenian Islami tradisional.

Saat saya baru menjadi santri, ketertarikan pada kesenian Islami mulai tumbuh. Yang menarik perhatian saya pertama kali adalah al banjari, meskipun ekstrakurikuler yang pertama saya ikuti adalah kaligrafi.

Saat itu, para pemain hadrah, baik penerbang maupun vokal, sangat keren di mata saya. Namun, saya merasa minder dengan orang-orang keren seperti itu.

Yang sering dibicarakan dan tampil dengan ciamik saat festival maupun undangan adalah Al Faris, grup banjari senior di Asrama Sunan Ampel.

Saya selalu terkagum-kagum dengan grup itu. Meskipun pada beberapa kesempatan saya sempat tampil atas nama grup itu, namun saya merasa masih belum pantas menyandang status "penabuh Al Faris". Hingga sampai saya menjadi senior di al banjari Asrama Sunan Ampel, saya tetap tidak menggunakan nama itu sebagai nama grup angkatan saya.

Kami nelum layak. Al Faris harus tampil sempurna.

Saya memiliki beberapa rekaman Al Faris pada blog saya, Banjariasa. Berikut daftar lagu beserta link-nya.


Lagu-lagu tersebut sering saya putar dengan volume paling keras dan dentuman bass saya set maksimal. Mantap.

Itu dulu. Kini waktu telah berputar.

Setelah lama saya tidak mengikuti perkembangan al banjari fi pondok, al banjari Asrama Sunan Ampel seperti kehilangan taji. Personil al banjari dari asrama lebih memilih bergabung dengan grup luar asrama.

Memang, mereka lebih berprestasi saat bergabung dengan grup luar asrama.

Tidak apa. Itu bagus.

Tapi, yang ingin saya ungkapkan adalah sehendaknyalah para santri yang telah bergabung dengan grup luar tidak menjadi "kacang yang lupa kulitnya".

Saya berharap al banjari Asrama Sunan Ampel dapat berjaya seperti dulu lagi. Semoga.

Alumni Angkatan 2014,


Muslim Aswaja*

*Penulis adalah penerbang al banjari jebolan Asrama Sunan Ampel dan Kepala Divisi Banjari UKM Seni Islami Politeknik Elektronika Negeri Surabaya periode 2015-2016.

Kamis, 14 Mei 2015

Beranda » » Informasi Penerimaan Santri Baru PP. Mambaul Maárif Asrama Sunan Ampel

Informasi Penerimaan Santri Baru PP. Mambaul Maárif Asrama Sunan Ampel

pada Kamis, 14 Mei 2015
Dibuka pendaftaran santri baru Pondok Pesantren Mambaúl Maárif Asrama Sunan Ampel, untuk tahun ajaran 2015/2016.

Pendaftaran dapat dilakukan di kantror sekretariat asrama Sunan Ampel setiap hari pada jam kerja.
untuk lebih detailnya anda dapat melihat brosur di bawah ini :
Atau informasi lainnya tentang pendaftaran bisa melalui contact person :
Asrama Putra : 085733600005 / 082232202459
Asrama Putri  : 085706140188 / 081232506995







Senin, 20 April 2015

Beranda » » Festival Kaligrafi Dalam Acara Satu Abad PonPes Denanyar

Festival Kaligrafi Dalam Acara Satu Abad PonPes Denanyar

pada Senin, 20 April 2015
image : madiunpos
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi (tengah) bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT) Marwan Jafar (ketiga dari kanan) dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (kiri) membuka Pameran dan Festival Kaligrafi di Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Maarif, Denanyar, Jombang, Jawa Timur, Kamis (5/3/2015). Festival kaligrafi itu merupakan acara awal dari paket peringatan satu abad Ponpes Denanyar.( madiunpos )

Beranda » » Satu Abad Pesantren Denanyar Diperingati di PBNU

Satu Abad Pesantren Denanyar Diperingati di PBNU

pada
image : nu.or.id
Peringatan 1 Abad Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang, Jawa Timur, dan bedah buku biografi Almaghfurlah KH Bisri Syansuri (1887-1980) digelar di aula gedung PBNU lt 8, Ahad (26/10).

Hadir dalam acara tersebut tokoh senior NU KH Chalid Mawardi, keluarga besar KH Bisri Syansuri, antara lain Pengasuh Pesantren Denanyar Nyai Hj Nadhiroh Shohib dan Ketua Yayasan Pesantren Denanyar Nyai Hj Hamidah, serta para aktivis NU dari berbagai instansi. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ketua PP ISNU Ali Masykur Musa juga tampak hadir.

Dalam sambutannya, Kiai Said menyebut KH Bisri Syansuri yang juga salah satu pendiri NU sangat dikenal sebagai ulama yang keukeuh memegang fiqih. Meski demikian, pola hubungan kemasyarakatannya tidak kaku. “Itulah hebatnya kiai NU. Jadi, ulama Timur Tengah perlu belajar ke Indonesia terkait masalah ini,” ujar Kiai Said.

Atas nama alumni IKAPPMAM di Jakarta, Muhaimin Iskandar mengatakan KH Bisri Syansuri adalah mbah buyut dari garis ibunya. “Saya menyebut beliau adalah mbah buyut, mbahnya ibu saya. Beliau melahirkan kelompok kajian Tasywirul Afkar sementara KH Wahab Hasbullah melalui Nahdlatut Tujjar.

Akhirnya, lanjut Cak Imin, dua gerakan itu kemudian melahirkan NU. NU inilah yang sampai hari ini bukan hanya sebagai pilar kehidupan NKRI tetapi juga menjadi gerakan keagamaan yang mengakar sekaligus gerakan sosial yang membumi.

Di akhir sambutan, Cak Imin mengucapkan selamat kepada seluruh alumni atas penyelenggaraan acara tersebut. “Kita persembahkan 1 Abad Pesantren Denanyar kepada PBNU,” ujarnya yang langsung disambut aplaus panjang hadirin.

Usai membuka secara resmi peluncuran 1 Abad Pesantren Denanyar, KH Said Aqil Siroj diberi kehormatan untuk melakukan pemotongan tumpeng yang diberikan kepada Nyai Hj Nadhiroh Shohib. Acara kemudian dilanjutkan bedah buku biografi Almaghurlah KH Bisri Syansuri dengan moderator Abdul Halim Iskandar, adik kandung Abdul Muhaimin Iskandar. Tiga orang narasumber didaulat sebagai pembedah: KH Chalid Mawardi, Hj Lily Chadijah Wahid, dan Zainul Milal Bizawi.( nu.or.id )

Beranda » » Dokumentasi peringatan satu abad PonPes Mam'baul Ma'arif Denanyar Jombang

Dokumentasi peringatan satu abad PonPes Mam'baul Ma'arif Denanyar Jombang

pada
1.Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj (tengah) bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kanan) dan pengurus PBNU, pada acara pemotongan tumpeng dalam rangka memperingati 1 Abad Pesantren Denanyar, Jombang, di Gedung PBNU, Jakarta Pusat.
image : Okezone

 2.Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar memberikan kata sambutan pada acara pemotongan tumpeng dalam rangka memperingati 1 Abad Pesantren Denanyar, Jombang, di Gedung PBNU, Jakarta Pusat
image : Okezone

 3.Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj memberikan kata sambutan pada acara pemotongan tumpeng dalam rangka memperingati 1 Abad Pesantren Denanyar, Jombang, di Gedung PBNU, Jakarta Pusat.
 image : Okezone
4. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj (kiri) mengambil nasi tumpeng pada acara memperingati 1 Abad Pesantren Denanyar, Jombang, di Gedung PBNU, Jakarta Pusat
image : Okezone

 5.Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj (dua kanan), Politikus Senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lily Wahid (dua Kiri) bersama pengurus melakukan potong tumpeng peringati 1 Abad Pesantren Denanyar, Jombang, di Gedung PBNU, Jakarta Pusat
 
Sumber Dokumentasi : Okezone
















Asrama Sunan Ampel Putra
Jl. K.H. Bishri Syansuri no. 81
Denanyar, Jombang – Jawa Timur
Kode Pos 61416
Telp. 085733600005 / 082232202459

Asrama Sunan Ampel Putri
Jl. K.H. Bishri Syansuri no. 83
Denanyar, Jombang – Jawa Timur
Kode Pos 61416
Telp. 085706140188 / 081232506995
Template Simple oleh Josh Peterson, dimodifikasi oleh Muslim Aswaja, dan diberdayakan oleh Blogger. Icon didesain oleh Freepik.
ASA Denanyar © 2016