Tampilkan postingan dengan label ASWAJA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ASWAJA. Tampilkan semua postingan

SUDAHKAH ENGKAU MENSUKURI NIKMAT DENGAN SEMPURNA

BERAPA BANYAK ENGKAU MEMBACA TASBIH, SUDAHKAH ENGKAU MENSUKURI NIKMAT DG SEMPURNA.
( QUANTUM DZIKIR )
KH. A. WAZIR ALI



Betapa luas dan banyaknya nikmat Allah SWT,nikmat yg ia berikan kepada kita secara gratis,mulai dari yg ada di langit,berupa cahaya matahari,udara yg kita hirup setiap detik,matahari,rembulan dll,begitu pula nikmat yg ada di bumi,berupa air,kesuburan tanah,berbagai tanaman,bunga,daun,akar dari ribuan jenis tanaman yg secara kasat mata bisa memberikan manfaat konsumtif,bisa di makan,di buat sayur dll,belum lagi manfaat Herbalis medis,masih banyak yg lain,demikian pula nikmat antara langit dan bumi,berupa yg ada dalam diri kita,dalam tubuh kita ,terdapat trilyunan sel sel saraf kita yg harus aktif,nikmat sehat,nikmat harta,nikmat pangkat dan jabatan,semuanya itu kita tidak bisa menghitungnya " Wain ta'uddu nikmata allahi la tuhsuha ".

Pernahkah ketika kita jalan jalan pagi menghirup udara segar ,lalu kita baca " Alhamdulillah " ,pernahkan kita ,ketika agak siang keluar rumah ,lalu badan kita terkena panasnya matahari,kemudian kita baca " Alhamdulillah ",pernahkan kita ,ketika mandi ,terasa segar airnya ,terus kita baca "Alhamdulillah" demikian seterusnya,demikian pula ketika kita melihat,merasakan keajaiban ciptaan NYA,sudahkah kita membaca tasbih ?
Dus berapa trilyun ciptaan Allah yang ada di langit,bumi,udara serta antara langin dan bumi kita ,yg ada pada diri kita.
Allah SWT ,memerintahkan untuk membaca tasbih di pagi dan sore,demikian juga memerintahk an kita untuk banyak berdzikir kepada NYA.

1.واذكروا الله كثيرا لعلكم تفلحون

2.واذكر ربك فى نفسك تضرعا وخيفة ودون الجهر من الفول بالغدو والآصال ولا تكن من الغافلين

Dalam dua ayat ini ,kita di perintah memperbanyak dzikir,bisa berupa tasbih,tahmid,tahlil,Tilawatil Qur'an dll,pagi dan sore,juga mewanti wanti jangan sampai lupa
Di ujung ayat di kabarkan ,agar kita bisa sukses,bahagia dan menjadi orang yg beruntung,ya lakukan banyak dzikir
Di ayat yg lain,kita di perintahkan untuk membaca tasbih pagi dan sore.

وسبحوه بكرة وأصيلا.

Nah kita kembali kepada realita keseharian kita,kita sudah membaca :

Subhanallah ,Alhamdulillah,Allahu Akbar 33 ×

Dg memutar tasbih,coba hitung ,jika sehari berarti 33 × 5,jika sebulan berarti   165  × 30, jika setahun berarti kita kalikan 12,jika umurmu 60 berarti di kalikan 60 ,dari kelipatannya
Subhanallah itu terlalu sedikit,kamu dzikir pakai tasbih pun ,sekuat kuatmu masih sedikit.
So,ini ada petunjuk dari nabi,agar kami bisa bersukur ,mensukuri nikmat yg sebanding dg trilunan nikmat tadi ,sehingga kamu bisa terhitung " orang yg sempurna bersyukurnya" ,demikian juga membaca tasbih.
Maka amalkanlah dzikir yg ada pada buku kita ,hal : 30,31 .
Dalam kitab " nuzhatu Al-Muttaqin ,Syarah riyadussholihin,sang pengarang  ,memberikan komentar Syarah :
Berdzikir dg redaksi yg ada pada hadis tersebut itu lebih utama dari pada dg menggunakan batu kerikil ( tasbih ),stressing tambahan kata kata :

عدد ما خلق فى السماء

عدد ما خلق فى الارض

عدد ما بين ذلك

عدد ما هو خالق

Untuk setiap dzikir

سبحان الله..... 

الحمد لله .    ....

ولا إله إلا الله....   ..

والله اكبر..    ..    ...

ولا حول ولا قوة إلا بالله .......

Kita di catat ,di beri pahala ,mendekati sejumlah bilangan makhluq di langin,di bumi,antara langit dan bumi,serta sejumlah makhluq ciptaannya.

Subhanallah,berapa trilyun pahala yg kita dapat ,seandainya kita berdzikir dg redaksi tersebut,di baca tiga kali ,pagi dan sore,hanya butuh lima menit .
Inilah namanya " QUANTUM DZIKIR "

Kunci kesuksesan dunia akhirat.
Selamat mengamalkan dan mengistiqomahkan.

Hukum Hormat Bendera Menurut Hasil Musyawaroh Ulama' Jombang



Ketika masyarakat menyimpan pertanyaan-
pertanyaan yang dikaitkan dengan pandangan keagamaan, para ulama Nahdlatul Ulama selalu hadir memberikan jawaban dan sudut pandang. Seperti yang dilakukan para kiai Jombang. Mereka bahkan membuat forum musyawarah khusus, membahas berbagai persoalan, saling menyodorkan dalil, dan menjawab kegelisahan.
Dipimpin KH M Bisri Syansuri salah satu pendiri NU), para kiai Jombang tercatat beberapa kali mengadakan forum Musyawarah Ulama Jombang. Kegiatan ini dikoordinasi oleh Pengurus ‘Imarah Masjid Jami’ Kauman Utara Jombang.
Hasil dari musyawarah itu terbit menjadi buku berjudul “Muqarrarâtus Syûrâ min ‘Ulamâ Jombang” (Keputusan Musyawarah Ulama Jombang) yang berisikan lima puluh masalah agama. Di antara masalah yang dijawab adalah soal hormat terhadap bendera merah putih yang jamak dilakukan di zaman itu.
Menjawab tentang hormat bendera Merah Putih, tersebutlah dalam tanya jawab bernomor 17, sebagai berikut:
“Bagaimana hukum hormat bendera merah putih lambang negara RI sebagaimana yang berlaku ketika upacara bendera merah putih diadakan?”
Jawaban:
Mengingat bahwa bendera sang merah putih sebagai lambang negara RI itu merupakan suatu anugerah Allah yang diberikan kepada bangsa Indonesia, maka hukum menghormati bendera itu adalah boleh, sebab disamakan dengan diperbolehkannya mencium peti (tabut) yang diletakkan di atas maqam para wali untuk diambil barokahnya.
Keterangan dari kitab:
Hasyiah al-Bajury ‘ala Syarh Ibn Qasim,
ويكره تقبيل القبر واستلامه، ومثله التابوت الذي يجعل فوقه، وكذلك تقبيل الأعتاب عند الدخول لزيارة الأولياء إلا إن قصد به التبرك بهم فلا يكره
Buku Muqarrarâtus Syûrâ min ‘Ulamâ Jombang yang memuat jawaban tentang persoalan tersebut diterbitkan pada 15 April 1981 M/ 10 Jumadil Akhir 1401 H dan ditandatangani oleh Ketua Musyawarah Ulama Jombang KH Mahfudz Anwar dan sekretarisnya H Abd. Aziz Masyhuri.
Adapun para ulama Jombang itu adalah:
1. K.H. M. Bisri Syansuri
2. K.H. Adlan Aly
3. K.H. Mahfudz Anwar
4. K.H. Syansuri Badawy
5. K. Muhdlor
6. K.H. Mansur Anwar
7. K.H. Abdul Fattah Hasyim
8. K.H. Cholil
9. K.H. Syansun
.
Oleh. Yusuf Suharto